Sam Ching Mei Go Wong Wie Go Wong
Maret 3rd, 2008
Adalah seorang Murphy, yang sedari dini secara arif mengingatkan kita: “something may go wrong will go wrong.” Tapi, searif apa pun itu, selalu kita cenderung melupakan dan mengabaikan. Jadi akhirnya kita bohongi saja. Pura2nya ini adalah titah dari Panglima Sun Tzu: “Segala strategi, segala program, segala metode, segala peralatan, apalagi yang dirancang manusia, dan memiliki kemungkinan sekecil apa pun untuk terjadi kesalahan atasnya … maka … jadilah itu kesalahan.”
Sebagai orang yang sudah setua Sun Tzu, saya sudah bermain dengan web belasan tahun, dan blog 8 tahun (dari 1999, kalau blog yang dibuat dengan script pra-Blogger bikinan sendiri itu dihitung). Dan di mana pun kita letakkan web/blog kita, kesalahan bisa terjadi: di server kita sendiri, di account webhost berbayar, account webhost gratis, account blog di mana-mana. Tulisan yang konon dibackupkan setiap hari, bisa hilang tanpa backup. Domain bisa hilang tanpa peringatan yang pantas. Tulisan yang konon bisa disembunyikan dengan password, bisa terbuka dengan sendirinya.
Begitu kita memutuskan bahwa tulisan kita terlalu berharga untuk hilang begitu saja, ini yang harus kita lakukan: BACKUP TULISAN KITA SENDIRI. Backup mekhanixtix automaxtix itu perlu. Tapi backup manual tak kalah pentingnya.
Kalau Anda pemakai mesin Wordpress, termasuk Dagdigdug, ini yang harus Anda lakukan untuk backup. Dari Dashboard, pergi ke halaman Kelola, pilih menu Eskpor, lalu klik pada “Unduh Berkas Ekspor.” Simpan hasilnya di harddisk. Emailkan ke account Gmail yang kuotanya gede itu, cc ke MS Live, plus satu account tambahan di Russia dan satu di Namibia (kalau ada perang nuklir, setidaknya ada satu server di muka bumi yang tak sengaja masih menyimpan file Anda, biarpun Andanya mungkin sudah ikut meledak) . Kopikan satu ke flash disk, dan simpan di bank. Lakukan setiap hari. OK, tak perlu sekompulsif itu. Tapi mudah2an idenya tertangkap.
Hasil ekspor ini adalah sebuah file dengan format XML yang diperkaya. Ia bisa diimpor lagi dari Dagdigdug, atau mesin Wordpress lain.
Tapi tentu ini artinya, kita bisa juga menyalin blog kita, dari satu account ke account lain, dari satu mesin Wordpress ke mesin Wordpress lain. Tak dianjurkan sih. Apa gunanya punya beberapa blog yang isinya sama? Agregasi personal lebih baik daripada cara semacam itu.
Dan tentang agregasi, sebentar lagi kita bahas deh cara membuatnya.
Tambahan penting. Jangan lupa, menyimpan file2 foto dan gambar secara terpisah. Wordpress tak melakukan backup terhadap file tambahan ini. Simpanlah ke dalam sebuah folder pribadi.
Entry Filed under: blog
3 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
rd Limosin | Maret 3rd, 2008 at 7:33 am
ini blog mas Koen yah?? he..
*backup data ah*
2. D | Maret 4th, 2008 at 12:13 pm
Nu Hun Pi San Kang !
3.
yspam | Maret 14th, 2008 at 10:48 am
Ditunggu tulisan mengenai agregasi-nya pak.